Posts

BELAJAR PADA ALAM

Tidak semua pertanyaan harus di jawab dengan ucapan. Lihat alam.. Mereka tak bisa bicara. Mereka beri pertanda dengan isyarat. -by Me-

CERPEN :Yang Tak Tampak - [ Part 1 : (kamu) yang Tidur di Sebelahku ]

Terik. Panas. Kering. Tapi anginnya manjain. Apalagi buat kita yang lagi pusing-pusing di Markas. " Gue mau beli es kelapaa.. ada yang nitiip..??" " Eh. Pangsit. Pangsit. Cak Ijo dateng tuh..!! " " Kelapanya abis. Tinggal es jeruk ama es teh..!!! " " Bino Bino.. lo nambah pentol gak..?! " " Eh ini siapa lagi yang gak pake ayam jamur..?!! " " WOI.. Mangkoknya balikin sendireeii.. Cak Ijo nungguin tu di bawaahh. PARAH LO..!! " " Moi.. jangan lupa tugas yang tadi gue list buat elu ya. Tiap progress nya kabarin ke gue " " Cank. Gimana lo.. udah siap belum gue tinggaaaall HAHAhahahah!!!!! Awas lo terlantarin anak-anak gue, ilang palalo! " (dalam hati) Masak suara gue kurang kenceng si? Gue udah kecengin ni suara. Kok lo masi pules aja si?! Waktu gue gak banyak " JIK.. KERETA LO JAM BERAPAAA...??? " teriakan anak perempuan dari bawah. Setengah badanya menjorok ke beranda depan Markas. ...
Bulan diam. Awan jalan pelan pelan. Angin dingin terhirup dikit dikit. Singkirkan selimut tebal malam intipkan sinar bulan malu malu merona putih campur kuning puyeh. Ditemani tanah lapang yang berteman sunyi. Katupan sound kuping masih masih benyanyi. Temani sendiri yang bahagia sambil sekalian hangatkan telinga.

Komet Jiwa

Image
Magnet ituu.. pasti ada di setiap benda mati ataupun benda hidup yang ada di bumi, makannya semua benda jatuh ke tanah. Namun hanya satu benda hidup yang dapat mengatur sendiri frekuensi gelombang magnet jiwanya. dia.. Manusia. Ada yang merasa bersalah ketika dia merasakan ada yang berbeda dari dirinya. Terkadang dirasa ketika akan menghadiri acara-acara resmi, menjadi pemain atau tokoh yang menjadi pengisi acara, menghadapi moment-moment yang menurutnya adalah moment bersejarah. Banyak hari di lewati. Banyak cerita yang harus di lakoni. Siapa yang tau peristiwa apa dan seperti apa yang akan menajdi scen di suatu hari, pada intinya kita di tuntut untuk memerankan juga menjalankan cerita itu dengan baik dan benar. Banyak di kalangan para aktor berlebel rohis merasa sangat sangat bersalah ketika perasaan berbeda itu terasa di hatinya. Bahkan tidak sedikit dari mereka langsung melakukan semedi panjang untuk menghilangkanya. Sebenarnya apa yang mau di hilangin..?? Sedangkan Allah ...

Rayuan Alam, Part : Kutulusan Bukit dan Gunung

Image
Andai kamu sedikit bermain dengan mata menyaksikan alammu nyatakan cinta pada alam sekitarnya.. semua Aku suka melihat bukit menyatakan cintanya pada gunung.. Aku bukit rindang,, para pendaki bilang aku terjal.. andai mereka sadar,, mereka sedang menyuarakan parasaan kasihku untukmu.. gunungku.. Aku gunung yang memucak, sangat tinggi namun selalu bisa menyihir lelah para pendaki,, andai mereka tau, saat itulah aku sedang mengindahkan kamu dari cercaan lelah para pendaki.. bukitku.. Bukitku.. selama aku jadi gunung, aku akan selalu butuh penopang yang kuat, penyimbang yang teduh, rindang, dan tenang.. Bukitku yang teduh,, terima kasih karena sudah rela menjadi jalan bagi mereka penikmat puncakku. Bukitku, pendamping setiaku Sebelum Izrafil memainkan alunan akhir zaman, bukitku akan selalu ada disampingku, Walaupun magmaku sudah tak bisa menghangatkannya lagi.. Gunungku.. Selama aku menjadi bukit, aku selalu betuh untuk dikuatkan Gunungku.. Saat semua magmamu te...

Rayuan Alam, Part : Tulus Bulan pada Bumi

Image
Ssssttt,, Bumi sedang berkisah pada Bulan,, nguping yuuk,, … Aku bumi, Aku punya siang yang terang, hangat, ruih,, susah sekali menemukan seram di siang hari. Semua bergerak, semua berbincang. Tak ada sepi di bumi yang siang.. Aku bumi yang juga punya malam,, waktu yang jauh dari keramaian. Aku beteman dengan malam. Dan itu sangat sunyi. Dulu aku meminta izin pada malam untuk menunjuk satu bintang menajadi temanku,, lalu malam berkata, "Kamu bumi yang luas dan lelah, pilihlah yang setiaƈ Akhirnya aku pilih bintang yang tak terlalu besar tapi terang. Tak singkat dalam perjalan satu kali rotasi, bintangnya jatuh. Malam kembali bersuara, "Tak ada bintang yang setia, karena banyak penghunimu yang mengharap bintang jatuh. Kamu bumi yang luas dan lelah, pilihlah yang setia" Kecewa ku tumpuk-tumpuk dengan banyak kebenaran-kebenaran yang sengaja ku buat-buat sendiri, Buat mempersingkat sedih. Hingga akhirnya aku sadar. Aku tak hanya berjalan pada rotasi, tapi aku ju...

Matamu

Image
Indahnya dua kali lipat.. Terang saat redup memberiku aura, Tenang ketika bertemu gemuru laut yang gelap menyapaku, Ramah saat lamunanku kehilangan sudutnya.. Itu.. Seperti sinar bulan yang terpantul di air laut.. Dingin yang hangat, Luas yang menepikan, Terang di langit menenangkan, terangnya di lautan menenggelamkan aku.. Itu . . . kamu . . .